.: H - E - N - D - R - I :.

HENDRI-ONLINEdotBLOGSPOTdotCOM

MORE ABOUT ME...

Hendri Destiwanto, ia bukan seorang pujangga, penyair ataupun motivator, hanyalah manusia biasa. Blog ini kami buat semata-mata untuk pembelajaran diri saya pribadi, tidak bermaksud untuk membuat rugi pihak lain. Postingan memang sebagian besar kopi-paste dan sumber asli selalu saya sertakan. Bila ada yang tidak berkenan, akan segera saya hapus. Semoga bermanfaat !!!

Welcome....

Hendri Destiwanto mengucapkan selamat datang di blog pribadi saya ini. Semoga memberikan kemanfaatan bagi kalian para pengunjung. Saran, kritik dan komentar selalu saya harapkan...

HIDUP ADALAH PILIHAN

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku." Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman." Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian. Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.




sumber : http://www.gsn-soeki.com/wouw/a001081.php


0 komentar:

Posting Komentar